Home Tentang Kami Hubungi Kami Links FAQ Forum
Follow Us


JADWAL DIKLAT
Wednesday, March 12, 2014
Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) sesuai dengan misinya akan terus...
KIPRAH
Monday, February 10, 2014
Dengan berakhirnya masa jabatan Direktur LPPI Saifuddien Hasan periode 2008-2014,...
LIPUTAN KEGIATAN
Tuesday, March 25, 2014
Sebanyak 15 bank telah mengirimkan para calon pemimpin mereka untuk...
Friday, March 7, 2014
Bekerja sama dengan ICDIF-LPPI, Bank BTN selama tiga hari (7,...
Friday, January 17, 2014
Pusat Kajian dan Pengembangan Keuangan Mikro (PKM) LPPI bekerja sama...
Saturday, January 11, 2014
International Center for Development in Islamic Finance (ICDIF-LPPI) bekerja sama...
 
Seminar “Achieving Regional Champion” untuk BPD
Friday, March 9, 2012 | Admin

Sejak dicanangkan oleh Bank Indonesia melalui 23 paket kebijakan di bidang moneter dan perbankan pada tanggal 21 Desember 2010 yang lalu, bank-bank pembangunan daerah (BPD) terus-menerus membenahi diri agar dapat lepas dari bayang-bayang perbankan nasional dan menjadi motor bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Puncaknya, akhir 2014 nanti beberapa BPD ditargetkan telah menjadi regional champion.

Untuk membahas hal tersebut, selepas penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) antara LPPI dan BPD Indonesia Wilayah Timur di Kampus Bumi LPPI diselenggarakanlah seminar bertajuk “Achieving Regional Champion”. Acara ini merupakan forum diskusi untuk memberikan kontribusi kepada BPD menuju regional champion sebagai strategi untuk mewujudkan BPD yang efisien menuju pertumbuhan yang berkesinambungan.

Seminar ini menghadirkan para pembicara yang antara lain terdiri dari Peneliti Utama Senior DPNP – Bank Indonesia, Dr. M. Zaeni Aboe Amin, Direktur Utama Bank Sulselbar, Ellong Tjandra, dan Direktur LPPI yang juga Komisaris Independen Bank Permata, I. Supomo, dengan moderator Direktur Utama LPPI, Subarjo Joyosumarto.

Pembicara pertama, Dr. M. Zaeni Aboe Amin, memberikan materi melalui makalah yang berjudul “Kebijakan Bank Indonesia dalam rangka Mendorong Terwujudnya BPD sebagai Regional Champion”.

Di awal paparannya, Zaeni mengatakan bahwa menurut survei World Bank pada tahun 2010, sekitar 52 persen masyarakat kecil ekonomi pedesaan di Indonesia dengan usia 15-60 tahun belum menikmati layanan jasa perbankan. Menurutnya, masih terdapat banyak peluang bagi BPD untuk menggarap peluang tersebut.

Lebih lanjut, Zaeni memaparkan cetak biru regional champion BPD yang terdiri dari tiga pilar, yaitu, pertama, ketahanan kelembagaan yang kuat. Salah satu indikator pilar pertama ini adalah permodalan. Strategi yang dapat ditempuh oleh BPD untuk meningkatkan permodalan adalah dengan mnambah modal inti (Tier 1) secara bertahap atau dengan cara pemenuhan modal melalui kemitraan strategis.

Kedua, kemampuan sebagai agen pembangunan daerah. Peningkatan fungsi intermediasi BPD kepada sektor riil yang produktif harus menjadi fokus. BPD dapat meningkatkan peranannya dalam pengembangan UMKM di daerah baik secara langsung maupun melalui linkage program dengan BPR dan LKM.

Ketiga, kemampuan melayani kebutuhan masyarakat. Pada butir ini, BPD harus memiliki program standarisasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Program ini mesti ditunjang oleh perluasan jaringan kantor untuk mendukung terwujudnya sistem keuangan yang inklusif dengan meningkatkan akses seluas-luasnya ke masyarakat setempat melalui penciptaan produk dan jasa yang semakin variatif dan unggul.

Dengan kondisi BPD saat ini, sasaran untuk menjadi unggulan daerah (regional champion) tidaklah mudah. Perlu komitmen dan konsistensi untuk memperbaiki beberapa permasalahan utama yang menjadi tantangan utama bagi BPD. Tantangan tersebut antara lain ialah peningkatan kompetensi SDM untuk memperbaiki kualitas pelayanan (brand awareness), pengubahan strategi bisnis agar lebih produktif, efisien, dan optimal bagi perekonomian daerah, dan perbaikan infrastruktur agar dapat mendukung inovasi produk, kualitas pelayanan, dan daya saing BPD.

Pembicara kedua, Direktur Utama Bank Sulselbar, Ellong Tjandra pada kesempatan berikutnya menyampaikan rasa optimisnya terhadap pertumbuhan BPD dan sasaran menjadi regional champion di tahun 2014 mendatang.

Menurutnya, semangat dan kekayaan alam daerah menjadi kunci utama untuk menuju pencapaian cita-cita sebagai regional champion.

“Buat saya kuncinya cuma satu, ayo kita bangga dengan BPD. Karena kalau bukan kita, siapa lagi?”, terangnya menyemangati para peserta untuk membuat terobosan yang inovatif bagi BPD masing-masing.

Pembicara terakhir, Direktur LPPI I. Supomo, melalui makalahnya yang berjudul “Roadmap Bank Pembangunan Daerah Menuju Regional Champion” menjelaskan bahwa untuk menjadi bank terkemuka di daerah, BPD harus senantiasa menciptakan produk dan layanan kompetitif dengan jaringan luas yang dikelola secara profesional guna mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

Keberhasilan BPD menjadi regional champion terletak pada tiga hal yang meliputi ketahanan, pertumbuhan, dan pelayanan yang semuanya bersumber dari kemampuan dan kompetensi SDM. Dengan demikian, nantinya akan terwujud manajemen tim yang kuat untuk mengendalikan laju BPD ke depan. (adm/tp)

***

Seminar ini merupakan salah satu materi kapita selekta yang didesain untuk program pendidikan dan pelatihan Sertifikasi Pemimpin Cabang. Oleh karena itu, para peserta yang hadir pada acara ini adalah mereka yang tengah mengikuti program pendidikan dan pelatihan Sertifikasi Pemimpin Cabang angkatan 169.

 

Comment(s)
No Comment

Reply
Name*
Email
Comment*
Confirmation*
Enter code above :

If you can't read code, click
  
*Field Required