Home Tentang Kami Hubungi Kami Links FAQ Forum
Follow Us


JADWAL DIKLAT
Wednesday, November 12, 2014
Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) sesuai dengan misinya akan terus...
KIPRAH
Tuesday, April 1, 2014
Setelah berjalan tujuh bulan program ODP II LPPI yang dimulai...
LIPUTAN KEGIATAN
Tuesday, October 14, 2014
Bekerja sama dengan LPPI, Bank Papua menyelenggarakan Diklat Pola Pembiayaan...
Wednesday, October 1, 2014
Gaya kepemimpinan dan manajerial seorang pemimpin sangatlah penting untuk diperhatikan....
Tuesday, September 30, 2014
Penetapan harga secara efisien untuk nasabah merupakan hal yang penting....
Monday, August 25, 2014
Sebanyak 38 peserta dari 15 BPR telah mengikuti Pelatihan Anti...
 
BI Tutup BPR Artha Nagari Madani
Thursday, December 15, 2011 | Admin

Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencabut izin Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Artha Nagari Madani yang berlokasi Jalan Veteran No.75 G, Padang, Sumatera Barat. Keputusan itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur BI Nomor 13/103/KEP.GBI/2011 tertanggal 15 Desember 2011.

"Dengan dikeluarkannya SK pencabutan izin usaha tersebut, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi sesuai UU No.24 tahun 2004," ujar Kepala Eksekutif LPS, Firdaus Djaelani dalam siaran persnya yang dikutip, Kamis (15/12/2011).

Dalam rangka pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah BPR Artha Nagari Madani, LPS akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas data simpanan dan informasi lainnya untuk menetapkan simpanan yang layak dibayar dan tidak layak dibayar.

"Rekonsiliasi dan verifikasi dimaksud akan diselesaikan LPS paling lama 90 hari kerja sejak tanggal pencabutan izin usaha," jelas Firdaus.

Dalam rangka likuidasi BPR Artha Nagari Madani, LPS akan mengambil alih dan menjalankan segala hak dan wewenang pemegang saham, termasuk hak dan wewenang RUPS.

LPS sebagai RUPS BPR Artha Nagari Madani akan mengambil sejumlah tindakan yakni:

  • Membubarkan badan hukum bank
  • Membentuk tim likuidasi
  • Menetapkan status bank sebagai 'Bank Dalam Likuidasi'
  • Menonaktifkan seluruh direksi dan komisaris.


"LPS mengimbau agar nasabah BPR Bojongpicung tetap tenang dan tidak terpancing atau terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang dapat menghambat proses pelaksanaan penjaminan," imbuh Firdaus.


LPS juga minta karyawan BPR Artha Nagari Madani untuk membantu proses pelaksanaan penjaminan dan likuidasi tersebut.

 

Sumber: Wahyu Daniel - detikFinance

 

Comment(s)
No Comment

Reply
Name*
Email
Comment*
Confirmation*
Enter code above :

If you can't read code, click
  
*Field Required