Home Tentang Kami Hubungi Kami Links FAQ Forum
Follow Us


General Banking

Retail & Micro Banking (BPRS)

Consumer Banking

Commercial Banking

Seminar

Treasury & International Banking

Service, Selling & Marketing

Legal & Sharia Compliance

Workshop

Consultancy & Assessment Center

Socialization Program

ICDIF Terus Tingkatkan Mutu dan Kualitas Program

International Center for Development in Islamic Finance Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (ICDIF LPPI) sebagai lembaga yang didirikan oleh Bank Indonesia sejak 2008 yang lalu terus berupaya untuk meningkatkan kompetensi dan menyiapkan Sumber Daya Insani bagi industri perbankan & keuangan syariah. Sejak berdirinya s.d. tahun 2013, tercatat ICDIF LPPI telah mendidik sekitar 17.052 orang SDI perbankan & Keuangan Syariah.


ICDIF LPPI terus berupaya untuk meningkatkan mutu program pendidikan dan pelatihan juga konsultasi perbankan & keuangan syariah untuk dapat menghasilkan SDI perbankan syariah yang memiliki skill, knowledge dan attitude yang baik melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan serta konsultasi yang dirancang khusus sesuai dengan kebutuhan industri perbankan & keuangan syariah tanah air.

 

Peningkatan mutu dan kualitas program tersebut kami lakukan sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi ICDIF LPPI untuk menjadi lembaga pengembangan perbankan dan jasa keuangan Syariah yang terpercaya dan terkemuka di ASEAN. Hal ini juga merupakan langkah ICDIF menuju Go ASEAN for Syariah.

 

Rizal A. Djaafara

Direktur International Center for Development in Islamic Finance

(ICDIF - LPPI)

Hubungi Kami

ICDIF (International Center for Development in Islamic Finance) LPPI

Telp : (62-21) 71790919, 71792012 

Fax : (62-21) 7195411

Hastari Andriyani | Ext. 326

M. Nur Mahri | Ext. 284

Farida Tyas Styaningrum | Ext. 284

Adrian Budiman | Ext. 321

Dahwin Feri Harahap | Ext. 321

Abu Bakar | Ext. 321

Sri Astuti | Ext. 321

 


 

E-mail: icdiflppi@gmail.com

iB-AO FOR MICRO BANKING (SYB 103)

ICDIF LPPI


ESENSI PROGRAM

Pengusaha mikro merupakan segmen terbesar pelaku usaha di indonesia yang menjadi potensi besar pembiayaan bank. Sektor usaha mikro ini telah teruji mampu menghadapi gejolak perekonomian. Pemerintah dengan berbagai program terus melakukan upaya pengembangan usaha mikro. Dalam memberikan pembiayaan mikro ini, bank syariah mengalami berbagai kendala dan tantangan. Program pelatihan ini memberikan salah satu jalan keluar melalui pemahaman dan kemampuan analisis terhadap kelayakan pembiayaan mikro bank syariah.

 

MANFAAT

Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan memiliki kemampuan teknis tentang pembiayaan mikro, melakukan analisa data dan informasi sehingga dapat memberikan penilaian terhadap kelayakan pembiayaan, serta dapat melakukan penyelesaian terhadap pembiayaan bermasalah.

 

ESENSI MATERI 

Materi yang dibahas meliputi: undang-undang dan sistem perbankan Indonesia, dasar-dasar perbankan syariah yang meliputi produk penghimpunan dana dan jasa, produk pembiayaan dan investasi, serta sistem perhitungan bagi hasil bank syariah. Peserta juga dibekali dengan teknik analisis pembiayaan yang berkaitan dengan aspek kualitatif dan kuantitatif pembiayaan, jenis bisnis dan skema pembiayaan mikro, perijinan dan legalitas usaha, serta pengenalan dan pembuatan neraca dan laba rugi performa. Selain itu, peserta juga dibekali dengan aspek teknis pendukung pembiayaan yang meliputi legalitas dan pengikatan pembiayaan, pengamanan pembiayaan mikro, jenis-jenis jaminan pembiayaan mikro serta monitoring dan penyelamatan pembiayaan bermasalah. Peserta juga mendapatkan materi sharia marketing skill untuk memudahkan peserta dalam menjual produk pembiayaan mikro.

 

METODE

Pelatihan ini dilaksanakan secara klasikal, ceramah, diskusi dan studi kasus.

 

PESERTA YANG DISARANKAN

Para calon dan analis pembiayaan bank syariah yang diarahkan untuk pembiayaan sektor mikro.

 

FASILITATOR

Praktisi profesional di bidang perbankan yang telah berpengalaman dalam pelatihan, konsultansi dan sosialisasi perbankan syariah di tanah air.

 

DURASI

Program ini dilaksanakan selama 10 (sepuluh) hari secara intensif.